Tahapan Menjadi Seorang IT - Part 1 | Ryme Tutorial

Post Top Ad

Tahapan Menjadi Seorang IT - Part 1

Share This
Di zaman sekarang ini mungkin kebanyakan orang banyak berpikir untuk menjadikan anaknya menjadi seorang anak IT/Informatika atau pun pilihan diri sendiri dikarenakan arus zaman yang berkembang dikarenakan teknologi. Simpelnya adalah agar mencari pekerjaan yang dapat mudah didapatkan ataupun karena memang berpikir gaji orang IT itu besar banget.

Sebenarnya dalam IT pun ada tingkatan sama halnya bukan pekerjaan IT, seperti Programmer, Project Manager, Designer, Analisis, dll. Untuk tiap tingkatan itu akan berbeda pula hitungan gaji nya, sama halnya misalkan di bank yang tadinya customer service jadi manajer dan terus meningkat sesuai kinerja pekerjaan. Nah jadi bagi kalian yang orang Non-IT jangan menganggap bahwa orang IT itu bisa semuanya karena mereka juga punya spesialis mereka tersendiri sama halnya seperti Dokter, ada Dokter Umum dan bidang spesialis dokter tersebut juga.

Berbicara tentang programmer, sebenarnya tingkatan programmer itu adalah tingkatan paling rendah di IT. Bisa dikatakan menjadi seorang programmer itu menjadi seorang bawahan yang hanya bisa mematuhi atasan saja. Contoh kalau non-IT seperti kuli bangunan atau kalau di bank itu sebagai salesman. Menjadi seorang programmer, sebenarnya itu gampang-gampang susah tidak jauh berbeda dengan pekerjaan lain.

Programmer kalau diterjemahkan dalam ke bahasa indonesia yaitu seseorang yang membuat aturan-aturan logika pada komputer. Menurut saya, banyaknya persepsi orang yang kurang tepat dalam mengajarkan kepada pemula yang ingin melanjutkan ke informatika, selalu ditanya sudah baca buku tentang pemprograman? Atau sudah pilih bahasa yang akan dimulai? Kamu menjadi seorang IT harus bisa memprogram? NOPE. ITU SALAH BESAR.

Yang dibutuhkan pertama kali adalah untuk orang umum atau non-IT belajar adalah logika. Karena dalam bidang informatika yang digunakan itu logika otak manusia yang akan diterapkan ke dalam komputer. Dibawah adalah contoh logika sederhana.

Permasalahan :Saya punya tempat tidur yang belum terbaring, tapi bagaimana caranya saya bisa tidur di tempat tidur?

Logika Penyelesaian Masalah :
1. Ambil tempat tidur
2. Baringkan tempat tidur
3. Duduk perlahan di tempat tidur
4. Berbaring di tempat tidur
5. Tidur

Contoh diatas merupakan logika penyelesaian masalah sederhana, yang mana penerapan logika tersebut tidak jauh beda dengan yang akan diterapkan kedalam bahasa pemprograman apapun.

No comments:

Post a Comment

Ketika kalian berkomentar diharapkan menggunakan akun Gmail agar mendapatkan notifikasi balasan komentar secara langsung.

Post Bottom Ad

Pages