Memulai Belajar Investasi Saham Atau Emas

Dalam masa pandemi saat sekarang ini banyak sekali orang yang sangat kesusahan baik itu saya atau para pembaca di blog ini. Dengan melihat perkembangan seperti ini, saya sendiri merasa aware dengan keuangan yang begitu pas-pas-an tapi pengeluaran tetap dan tidak ada tabungan sama sekali. Dengan berbekal kekhawatiran ini saya pun mencari beberapa referensi dari google untuk mencari pendapatan tambahan baik itu secara pasif maupun aktif.

Dengan beberapa referensi yang sudah dikumpulkan dan dengan mengetahui pribadi saya seperti apa saya memutuskan untuk mencari pendapatan yang tidak banyak menguras uang (lebih tepatnya tidak ada pengeluaran tambahan) dan lebih kepada kemampuan saya yang hanya bisa bekerja dari rumah. Ada beberapa ide antara membuat aplikasi sendiri untuk dijual atau membuat aplikasi dengan mengandung iklan adapula kembali aktif mengurus blog ini.

Dan beberapa minggu saya berfikir untuk mengaktifkan kembali blog ini dengan membuat postingan-postingan yang mungkin bermanfaat bagi saya dan anda. Kemudian menambahkan penambahan keuangan dari pendapatan pasif lainnya seperti investasi pada emas dan saham. Untuk blog sendiri saya pendapatan dari iklan google (google publisher) tidak seberapa karna memang saya membuat blog untuk saya dan pengalaman yang pernah saya lakukan untuk dibagikan saja.

Berbicara tentang investasi saham atau pun emas merupakan sebuah opsional bagi kalian yang mungkin pendapatan keuangan tidak memadai karna untuk makan juga susah. Jadi keputusan antara berinvestasi dan tidak tetap ada ditangan anda. Akan tetapi apabila kalian mempunyai kelebihan dalam pendapatan ada baiknya untuk berinvestasi, setidaknya memulai dari investasi emas. Kenapa begitu? Karena nilai harga dari sebuah emas jarang turun dan malah terus naik. Meskipun nilai harga turun pada emas biasanya hanya beberapa % akan tetapi kenaikannya malah terus naik.

Sebenarnya dalam hal berinvestasi saya masih awam/noob dibanding para remaja yang lainnya yang berumur 14/15/16 tahun sudah memulai investasi baik itu saham atau emas. Nah selain investasi emas ada juga investasi saham, Investasi saham itu ada yang berbunga ada juga yang syariah. Kalau kalian merupakan agam islam dan ingin terjauh dari riba kalian harus mencari tahu dulu saham perusahaan mana yang berbentuk syariah kemudian berinvestasi-lah disana.

Banyak yang mengatakan bahwa investasi saham itu judi, riba dan sebagainya. Baik akan saya terangkan sebelumnya apa itu saham. Menurut kbbi.web.id (Kamus Besar Bahasa Indonesia), saham merupakan surat bukti pemilikan bagian modal pada perseroan terbatas yang memberi hak atas dividen atau bagi hasil. Contoh sederhana, saya punya dana 100rb dan teman saya punya dana 100rb juga kita menggabungkan dana kita untuk membeli sebuah produk yang kisaran harga 190rb, kemudian karna kita islam kita atur secara syariah dimana keuntungan dari penjualan tidak boleh lebih dari 10% dari harga beli.

Kemudian kita menjual produk tersebut seharga 200rb dengan profit sebesar 10rb dan ketika telah terjual maka adanya pembagian dividen atau bagi hasil karna profit nya itu 10rb karna kita berdua maka dibagilah profit itu 10rb / 2 dimana saya dapat 5rb dan teman saya juga dapat untung 5rb.

Nah jadi tidak ada yang namanya judi dalam saham, kemudian gimana dengan riba nya? Untuk riba memang betul beberapa perusahaan ada yang riba akan tetapi ada juga yang syariah. Mungkin untuk artikel kali ini cukup sampai disini dulu, untuk lebih lengkapnya mengenai saham baik itu yang syariah dan tidak bisa mengunjungi link dibawah ini.


Kunjungi Situs Resmi Bursa Efek Indonesia


Posting Komentar

0 Komentar